BKSTI (Perancangan Praktikum Terintegrasi)

BKSTI (Perancangan Praktikum Terintegrasi)

  1. Praktikum terintegrasi tercermin atau tertuang secara implisit di Visi dan misi prodi (menuju karakter prodi teknik industri)
  2. Dalam visi dan misi prodi teknik industri di fokuskan kepada target profil lulusan
  3. Pentingnya tata kelola manajemen berbasis level six sigma
  4. Tata kelola praktikum WAJIB terfokus pada persamaan presepsi yang WAJIB dirumuskan, disepakati, dan dijalankan. Dimaksudkan agar tidak memperdebatkan penilaian fokus pada core TEKNIK INDUSRTI.
  5. Selain SOP perlu di rumuskan SML (Standart Minimal Laboratorium) dan di levelkan persemester hingga menjelang lulus berlevel sebagai “TUKANG PROFESIONAL”
  6. alur berpikirnya adalah concept industrial engineering, job shop manufacturing, line assembling dan create new consept and aplication
  7. Sehingga perlu dirumuskan pressure and rewards melalui ETOS PRAKTIKUM
  8. Start praktikum terintegrasi vs objek kajian praktek utk pemilihan dan penentuan produk yg akan digunakan sebagai goal praktikum intergrasi
  9. Basis dasar produk menganut kajian scope konsep produk luas, kedalaman, varian dan keberlanjutan dan menghasilkan beberapa produk berbeda dalam tema yg sama
  10. Praktikum terintegrasi menyangkut azas “FROM ZERO TO ZERO”
  11. Ajuan tema produk praktikum terintegrasi dimulai dengan proposal, di rancang, di kerjakan, di hitung kelayakan serta jual produk hingga masa waktu pengerjaannya hingga laporan akhir dan dipublikasikan
  12. Selain SOP, TATA KELOLA DAN ETOS praktikum perlu di detailkan serta di jabarkan dalam benruk modul (20 modul) berdasarkan skill engineer profesional dan mempunyai kompetensi Teknik Industri
  13. Asisten lab di didik sesuai bidang peminatan, assesment dan pelaporan pengajuan penggunaan, tata kelola dan keuangan juga pelaporan per kegiatan (pendampingan)
  14. Kepala laboratorium bertindak sebagai koordinator masing bidang peminatan dan konsentrasi
  15. RPS disesuaikan CPL yang menganut LO dari luaran praktikum integrasi
  16. Form penilaian disesuaikan dengan tingkatan skill dan kompetensi capaian praktikum integrasi (profesional industrial engineering) yang bisa di aplikasikan utk merumuskan instrumen SKPI dan dilegalkan oleh badan terkait, sehingga seluruh dosen wajib mempunyai sertifikat kompetensi dan skill yang dilegalkan dalam assesment utk menghasilkan SKPI
  17. Minimal satu dosen mempunyai sertifikasi keahlian sesuai kepakarannya minimal 3 sertifikasi skill dan kompetensi
  18. Pelibatan aslab dan mahasiswa utk mendukung ide utk PKM, PPM dan penelitian baik utk TA maupun penelitian dosen
  19. Perlunya pemberian materi kepada aslab secara berjenjang tentang goal produk praktikum terintegrasi
  20. Penentuan produk praktikum boleh dari hasil rapat prodi teknik industri
  21. Selain praktikum terintegrasi utk “membiasakan” mahasiswa berpikir kreatif dan berkompetensi maka di rancang laboratorium terintegrasi berbasiskan perusahaan sehingga mahasiswa bisa di simulasikan sebagai pekerja profesional di dalam prodi lewat lab
  22. Perencanaan create mini factory with laboratory basis
  23. Dari pengalaman UNS memang tidak sama semua bisa “hidup” karena memang peminat mahasiswa kurang dan dasar dari “raw” mahasiswa adalah SMK dan SMA, sehingga penting seluruh stakeholder prodi “memikirkan” utk “menghidupkan” lab yang dasar data “raw” mahasiswa mengenal hanya bidang manufacture. Hal tersebut merupakan tantangan bagi seluruh stakeholder prodi TI di seluruh Indonesia (kata pemateri)
  24. Meski demikian didalam tata kelola prodi dan lab sangat diperlukan intensitas pertemuan / open share antar stakeholder menghindari “pengkotakan” keilmuan (kata pemateri)
  25. Semua praktikum berbasiskan materi pembelajaran, mata kuliah, CPL dan LO nya, bila tidak ada disarankan utk di abaikan

Leave a Comment